Keunikan Reykjavík Ibukota Islandia

Reykjavik ISlandia
Reykjavik ISlandia

Reykjavík adalah ibukota Islandia, sekaligus yang terbesar dan paling ramai. Ada 120.000 warganya yang bermukim di Reykjavík, dan menjadi 200.000 orang bila warga sekitarnya (wilayah satelit/penyangga) ikut dihitung. Letak Reykjavík ada di barat daya Islandia, tepatnya di pantai selatan Faxaflói Bay. Praktis kota ini adalah jantung dari aktivitas ekonomi, budaya, ekonomi dan pemerintahan Islandia.

 

Reykjavík dibangun menjadi pemukiman tetap alias permanen sejak tahun 870 SM, dan menjadi pemukiman pertama di Islandia. Ini diyakini oleh Ingólfur Arnarson, penghuni pertama dari bangsa Skandinavia (Nordic). Tetapi perkembangan pembangunannya lambat, karena daerah ini yang terlalu ekstrem, negara kota paling utara di dunia, dan terletak di Atlantik Utara, samudera terbesar kedua di dunia setelah Pasifik. Sampai abad ke-18, tidak ada perkembangan pembangunan di sini. Tapi pada tahun 1786 barulah Reykjavik resmi menjadi kota dagang dan tumbuh terus. Saat ini Reykjavik menjadi salah satu kota di dunia yang paling bersih, paling ramah lingkungan dan paling aman. Adakah orang Islam di Reykjavik? Belum ada laporan. Namun bila ada dan saat ini harus berpuasa di bulan Ramadhan, ia sedang tinggal di kota yang paling lama jam berpuasanya, yaitu hampir 22 jam dari Subuh sampai Magrib.

 

Suhu di kota Reyjkavik sangat esktrem, di musim dingin hawanya dingiiiinn sekali, jarang turun di bawah -15 ° C (5 ° F). Hal ini disebabkan cuaca pesisir Islandia di musim dingin dipengaruhi oleh air hangat dari Gulf Stream. Iklim laut subkutub (Koppen: Cfc), dan kota ini di ujung utara dari wilayah beriklim sedang. Angin kencang sering terjadi di musim dingin.

 

Di musim panas, suasana Reykjavik lumayan bersahabat, suhunya cukup hangat, antara 10 hingga  15°C (50 dan 59°F), bahkan kadang-kadang melebihi 20°C (68°F). Curah hujan di Reykjavík lumayan sedang, setiap tahun ada hujan rata-rata 148 hari dengan curah hujan teruku. Praktis, tidak ada kekeringan meskipun ada musim panas yang berlangsung lebih lama. Misalnya, pada musim panas tahun 2007, tidak ada hujan sama sekali selama 30 hari.

 

Musim yang paling disenangi adalah musim semi, dan paling cerah terjadi sekitar bulan Mei.

Sinar matahari tahunan di Reykjavík sekitar 1.300 jam, itu artinya sebanding dengan tempat-tempat lain di Utara dan Utara Timur Eropa, seperti Glasgow, Skotlandia.

 

Suhu tertinggi yang pernah tercatat di Reykjavík adalah 26,2 ° C (79 ° F), tercatat pada tanggal 30 Juli 2008. Sedangkan suhu terendah yang pernah tercatat suhu -24,5 ° C (-12 ° F), tercatat pada tanggal 21 Januari 1918. Suhu belum turun ke bawah -20 ° C (-4 ° F) sejak 30 Januari 1971.

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *